+0 332 548 954

contact@site.com

Gawat Darurat Pasca Aborsi

Ada beberapa kondisi atau keluhan yang darurat jika aborsi yang dilakukan tidak bersih atau tidak tuntas. Biasanya gejala kedaruratan aborsi ini bisa terjadi jika aborsi yang dilakukan dengan mengkonsumsi pil aborsi atau obat menggugurkan kandungan. Hal ini juga bisa terjadi akibat proses aborsi vakum yang tidak selesai oleh dokter yang menangani belum berpengalaman.

Kami sangat menyarankan agar anda harus bijaksana dalam memutuskan proses aborsi yang anda lakukan dan layanan aborsi atau klinik aborsi mana yang anda datangi. Klinik raden saleh adalah klinik aborsi jakarta yang bisa anda percaya dalam melakuan proses aborsi yang profesional.

 

Disebut gawat darurat setelah aborsi jika anda mengalami salah satu dari yang berikut :

-Terjadi perdarahan hebat (2 pembalut / jam)
-Nyeri parah atau tidak terkontrol dengan obat nyeri
-Demam tinggi
-Mengalami kesulitan bernapas
-Mengalami nyeri dada
-Kebingungan

 

Resiko aborsi sulit untuk ditentukan sepenuhnya oleh dokter karena orang orang yang telah melakukan aborsi jarang mengakui telah melakukan aborsi. Sehingga dokter yang memeriksa juga kesulitan untuk mendiagnosa penyebab dari kondisi gawat darurat tersebut.  Jika kondisi gawat darurat terjadi karena proses aborsi di klinik maka mengatasinya anda harus segera menghubungi klinik aborsi dimana anda melakukan proses aborsi.

Klinik Aborsi Raden Saleh adalah klinik aborsi terbesar di Indonesia, memperkirakan bahwa sangat banyak wanita Indonsia telah melakukan aborsi. Walaupun aborsi sangat umum tapi orang  tidak akan ada yang pernah membicarakannya setelah itu.

Pengalaman pasca aborsi kemungkinan berhubungan dengan dampak emosional dari aborsi atau ada rasa malu, bersalah, takut akan hukuman, dll. Hal ini harus dipertimbangkan sebelum melakukan aborsi agar tidak mengalami dampak yang negatif bagi diri anda sendiri.

Sayangnya resiko pasca borsi untuk jangka sulit untuk dipahami . Akibatnya sangat sulit untuk mengidentifikasi efeknya untuk jangka panjang yang berkaitan dengan resiko fisik aborsi selama masa hidup seorang wanita.

Jika anda berpikir untuk melakukan aborsi karena keadaan, ketahuilah bahwa anda masih dapat mengubah situasi itu. Artinya jika anda tidak yakin tentang pilihan ini, luangkan waktu untuk mencari tahu “mengapa” anda memiliki perasaan ini sebelum anda terburu-buru melakukan aborsi.

Layanan kesehatan kehamilan atau dokter kandungan bersedia untuk membantu anda dalam situasi apa pun kecuali jika melakukan aborsi sudah menjadi keputusan anda. Carilah klinik kandungan atau rumah sakit setempat  yang ada di sekitar untuk berkonsultasi mengenai itu.

 

Jenis-jenis Aborsi

Risiko aborsi dapat bervariasi tergantung pada prosedur dan tahap kehamilan.

Aborsi medis (pengobatan) yaitu menggunakan obat aborsi atau pil aborsi untuk mengakhiri kehamilan. Sebagian besar wanita yang melakukan aborsi dengan cara obat aborsi pada akhirnya juga akan dilakukan kuretase.

Aborsi penyedotan (vakum aspirasi) adalah jenis yang paling umum dari aborsi di klinik. Cara menggunakan alat hisap lembut untuk mengosongkan rahim Anda. Biasanya digunakan pada usia kehamilan 4-12 minggu.

Dilatasi dan Evakuasi adalah jenis lain dari prosedur aborsi di klinik. Cara ini juga menggunakan alat hisap medis untuk mengosongkan rahim. Dilakukan pada kehamilan di atas 12 minggu.

Aborsi di klinik raden saleh dikerjakan dengan menggunakan suction untuk mengeluarkan kehamilan dari rahim Anda. Ada beberapa jenis prosedur aborsi di klinik. Dokter atau perawat akan tahu jenis mana yang tepat untuk Anda, tergantung pada seberapa besar kehamilan.

Klinik Aborsi Raden Saleh - Hp. 082211999000 / 085711999000